Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Bersiap Untuk Penurunan Mingguannya
Friday, 14 February 2025 16:37 WIB | US DOLLAR | Indeks DolarDolar AS

Dolar AS Melemah pada hari Jumat (14/2), yang menuju penurunan mingguan yang besar menyusul data inflasi yang panas dan setelah Presiden Donald Trump menunda penerapan tarif timbal balik pada mitra dagang utama AS.

Pada pukul 04:00 ET (09:00 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekumpulan enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,4% lebih rendah menjadi 106,815, turun ke level terendah tiga minggu dan menuju penurunan sekitar 1% minggu ini.

Dolar melemah karena penundaan tarif Presiden Trump mengarahkan pejabat pada hari Kamis untuk merumuskan rencana tarif timbal balik pada setiap negara yang mengenakan pajak atas impor AS, tetapi tidak segera mengumumkan tarif. Hal ini meningkatkan ekspektasi bahwa mungkin masih ada ruang bagi negara-negara untuk bernegosiasi, membebani mata uang AS karena para pedagang secara umum melihat penerapan tarif sebagai hal yang positif bagi dolar.

Di Eropa, pasangan EUR/USD diperdagangkan 0,2% lebih tinggi ke 1,0484, dengan euro diperdagangkan di sekitar level tertingginya dalam dua minggu terhadap dolar, didukung oleh optimisme seputar potensi perundingan damai antara Ukraina dan Rusia.

Pasangan GBP/USD naik 0,3% ke 1,2587, dengan mata uang Inggris naik ke level tertingginya sejak awal Januari, menyusul data yang menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh secara tak terduga pada kuartal terakhir tahun lalu.

Di Asia, pasangan USD/JPY turun 0,2% ke 152,52, dengan mata uang Jepang mempertahankan kekuatan baru-baru ini, di tengah spekulasi yang terus-menerus pada kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Jepang.

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS